Thursday, 6 October 2016

Chile dikalahkan Ekuador 0-3

Kualifikasi Piala Dunia 2018
Chile Dikalahkan Ekuador 0-3
Chile beaten Ecuador 0-3


Jakarta - Juara Copa America 2015, Chile, meraih hasil buruk di lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2018 zona CONMEBOL. Chile dipaksa menyerah 0-3 di kandang Ekuador.

Dalam pertandingan di Estadio Olimpico Atahualpa, Jumat (7/10/2016) dinihari WIB, Ekuador unggul 2-0 atas Chile di babak pertama. Satu gol lagi dibuat Ekuador di awal paruh kedua.

Ekuador membuka keunggulan di menit ke-19. Umpan Enner Valencia dari sisi kiri dituntaskan dengan sempurna oleh Antonio Valencia lewat sebuah sepakan kaki kanan dari dalam kotak penalti.

Christian Ramires menggandakan keunggulan Ekuador empat menit kemudian. Dia menyambar bola liar di dalam kotak penalti Chile dengan tendangan keras untuk menggetarkan jala gawang Claudio Bravo.

Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-46, Felipe Caicedo memantapkan keunggulan Ekuador. Dia sukses menaklukkan Bravo setelah membelokkan tendangan Antonio Valencia.

Hasil ini membawa Ekuador naik ke peringkat dua klasemen zona CONMEBOL dengan 16 poin dari sembilan laga. Sementara Chile menempati peringkat tujuh dengan 11 poin.

Susunan Pemain

Ekuador: Dreer, Paredes, L. Caicedo, Ramirez, Mina, A. Valencia, Noboa, Martinez (Cazares 89'), Orejuela, F. Caicedo (Ibarra 51'), E. Valencia (Ayovi 82')

Chile: Bravo, Jara, Mena, Roco, Vidal, Isla, Diaz (Castillo 50'), Aranguiz, Hernandez, Sanchez, Vargas (L. Valencia 74')

2018 World Cup Qualifying
Ecuador beaten Chile 3-0
Google Translate: Champion of the Copa America in 2015, Chile, achieve poor results continued the 2018 World Cup Qualifying CONMEBOL zone. Chile was forced to give up 0-3 at home to Ecuador.
In the match at the Estadio Olimpico Atahualpa, Friday (07/10/2016) pm dawn, Ecuador a 2-0 lead over Chile in the first round. Ecuador created another goal early in the second half.
Ecuador opened the scoring in the 19th minute. Feed Enner Valencia from the left side completed perfectly by Antonio Valencia passing a right leg kick from inside the penalty box.
Ecuador Christian Ramires doubled the lead four minutes later. He grabbed a loose ball in the penalty box with a hard kick to Chile nets thrilling goalkeeper Claudio Bravo.
At the beginning of the second half, precisely in the 46th minute, Felipe Caicedo of Ecuador establish superiority. He successfully conquering Bravo after deflecting the kick Antonio Valencia.
These results bring Ecuador climbed to second place standings CONMEBOL zone with 16 points from nine matches. While Chile is ranked seventh with 11 points.
Line Up :
Ekuador: Dreer, Paredes, L. Caicedo, Ramirez, Mina, A. Valencia, Noboa, Martinez (Cazares 89'), Orejuela, F. Caicedo (Ibarra 51'), E. Valencia (Ayovi 82')

Chile: Bravo, Jara, Mena, Roco, Vidal, Isla, Diaz (Castillo 50'), Aranguiz, Hernandez, Sanchez, Vargas (L. Valencia 74')

2018 World Cup qualification
Chile beaten Ecuador 0-3
My Translate:
The 2015 Copa America champion, Chile, grabbed the poor results in World Cup Qualifying CONMEBOL zone 2018. Chile was forced to give up 0-3 at home to Ecuador.
In the match at the Estadio Olimpico Atahualpa, Friday (7/10/2016) qualifier, Ecuador winning 2-0 over Chile in the first round. One goal again made Ecuador early in the second half.
Ecuador opened the advantage in the 19th minute. Bait Enner Valencia from the left side completed perfectly by Antonio Valencia via a Spurn right foot from inside the penalty box.
Christian Ramires Ecuador advantage four minutes later. He grabbed the ball wildly in the penalty box hard kicks to Chile with a vibrating netting the goal Claudio Bravo.
At the beginning of the second half in 46 minutes, Felipe Caicedo establishes the primacy of Ecuador. He successfully conquered the Bravo after deflecting a kick by Antonio Valencia.
This result brought Ecuador rose to the rank of two CONMEBOL zone standings with 16 points from nine matches. While Chile ranked 11th with seven points.
Line Up:

Ekuador: Dreer, Paredes, L. Caicedo, Ramirez, Mina, A. Valencia, Noboa, Martinez (Cazares 89'), Orejuela, F. Caicedo (Ibarra 51'), E. Valencia (Ayovi 82')

Chile: Bravo, Jara, Mena, Roco, Vidal, Isla, Diaz (Castillo 50'), Aranguiz, Hernandez, Sanchez, Vargas (L. Valencia 74')

Thursday, 17 March 2016

Astagfirullah,,, kasihan leher Jerapah tersangkut di pohon

Kasihan, Leher Jerapah Tersangkut Pohon di Kebun Binatang Jepang


Kasihan, Leher Jerapah Tersangkut Pohon di Kebun Binatang Jepang

Jerapah yang lehernya tersangkut di Kebun Binatang Asahiyama (Youtube/ANNNewsCH)

Asahikawa - Cerita cukup sedih menimpa hewan yang dipelihara di Kebun Binatang Asahiyama, Jepang. Seekor Jerapah lehernya tersangkut cabang pohon buatan di dalam kandangnya.

Beruntung petugas kebun binatang Asahiyama berhasil membebaskan leher Jerapah ini. Usaha penyelamatan yang cukup dramatis ini didokumentasikan dalam bentuk video oleh salah satu stasiun TV di Jepang, lalu videonya diunggah ke Youtube.

Ditonton detikTravel dari Youtube, Jumat (18/3/2016), video berdurasi 2 menit 25 detik ini menampilkan saat-saat dimana Jerapah tersebut tersangkut dan berusaha melepaskan diri dari pohon buatan yang berada di dalam kandangnya. Video tersebut kini sudah ditonton hingga 37 ribu orang.



Petugas berusaha membebaskan leher jerapah (Youtube/ANNNewsCH)

Setelah beberapa lama, jerapah ini mulai panik karena tidak bisa lepas dari pohon buatan itu. Untungnya petugas langsung sigap dan memanjat tangga untuk membebaskan hewan berleher panjang tersebut. Tak lama kemudian sang jerapah pun terbebas dan bisa berlari-lari dengan senangnya. 

Jerapah ini diketahui bernama Genki, usianya sekitar 8 tahun. Belum diketahui mengapa Genki bisa sampai tersangkut di pohon buatan tersebut. Mungkin dia penasaran dengan pohon buatan itu, atau bisa juga karena tingkah polahnya terlalu aktif.

Genki memang menjadi salah satu alasan mengapa wisatawan datang ke Kebun Binatang Asahiyama. Kebun binatang Asahiyama sendiri terletak di Kota Asahikawa, prefektur Hokkaido. Ini adalah salah satu kebun binatang favorit di Jepang, setelah Kebun Binatang Ueno di Tokyo. Setiap tahunnya, tak kurang ada 3 juta pengunjung yang liburan ke kebun binatang Asahiyama.



Jerapah bisa bebas kembali (Youtube/ANNNewsCH)

Menpora Disoraki Suporter Sepak Bola Saat Laga Bhayangkara Cup

Menpora Disoraki Suporter Sepak Bola Saat Laga Bhayangkara Cup


Menpora Disoraki Suporter Sepak Bola Saat Laga Bhayangkara Cup

Bandung - Presiden Jokowi dan sejumlah pejabat menyaksikan langsung laga perdana Bhayangkara Cup di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Presiden Jokowi membuka langsung pertandingan itu dengan menyerahkan bola kepada wasit yang memimpin.

Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana memasuki bangku VVIP stadion tersebut pada pukul 20.20 WIB, Kamis (17/3/2016). Bersamaan dengan itu para pejabat pun duduk di bangku yang telah disediakan.

Di samping kanan Jokowi duduk Kapolri Jenderal Badrodin Haiti selaku penyelenggara, lalu ada Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, dan Menpora Imam Nahrawi. Sementara itu di bangku belakang ada Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Agum Gumelar.

"Selamat datang kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Jokowi dan Ibu Iriana," ujar pembawa acara saat Jokowi masuk.

Para penonton yang terdiri dari suporter Persib dan Mitra Kukar yang bertanding langsung bersorak menyambut kedatangan Jokowi dan jajarannya. Mereka bertepuk tangan meriah, para penonton yang duduk di tribun yang sama berusaha mengambil gambar.

"Selamat datang pula kepada Bapak Menpora Imam Nahrawi," ucap pembawa acara lagi.

"Huuuuuuu," sambut suporter sepak bola kemudian.

Setelah itu Kapolri memberikan sambutan pembukaan. Disusul oleh parade para Polisi Cilik dan prosesi penyerahan bola kepada wasit dari Presiden Jokowi.

Tak hanya Menpora saja yang disoraki, Kapolri pun sempat mendapat beberapa sorakan saat menyebut sepak bola Indonesia sedang dibenahi. Tetapi kemudian tepuk tangan bergemuruh ketika menyebut sepak bola adalah olah raga merakyat.

Pertandingan pun dimulai tak lama setelah itu, tampak Jokowi menikmati jalannya pertandingan. Tetapi Jokowi dan jajarannya hanya menonton hingga babak pertama selesai karena masih ada agenda menanti keesokan harinya. 

arsenal bermain baik, namun barcelona lebih baik

Liga Champions: Barcelona 3-1 Arsenal

Arsenal Bermain Baik, Namun Barcelona Lebih Baik


Arsenal Bermain Baik, Namun Barcelona Lebih Baik

Dalam pratinjau pertandingan ini, kami memprediksi Arsenal bisa mencetak gol dan Barcelona pasti mencetak gol. 

Semalam di Camp Nou, Arsenal terbukti bisa mencetak gol. Namun jumlahnya hanya satu sementara mereka butuh menang dengan selisih tiga gol karena kalah 0-2 di leg pertama. Alih-alih menang dengan selisih yang mereka butuhkan, Arsenal malah kebobolan tiga kali. Mereka kalah 1-3 dan gugur untuk kali keenam dalam enam musim berturut-turut; semuanya di putaran 16 besar.

Banyak Kejutan dari Tim Tamu 

Sesuai prediksi, Luis Enrique menurunkan susunan pemain terbaiknya. Di antara para pemain utama, hanya Gerard Pique yang tidak ada dalam daftar sebelas pemain pertama. Selebihnya – Marc-Andre Ter Stegen, Dani Alves, Javier Mascherano, Jordi Alba, Sergio Busquets, Andres Iniesta, Ivan Rakitic, Neymar, Luis Suarez, dan Lionel Messi – bermain sejak menit pertama. Pique yang absen karena menjalani larangan bertanding digantikan posisinya oleh Jeremy Mathieu.

Dibanding Barcelona, susunan pemain Arsenal lebih jauh melenceng dari prediksi semula. Tidak ada Per Mertesacker dalam susunan sebelas pemain pertama; Arsene Wenger mempercayakan jantung pertahanan timnya kepada Laurent Koscielny dan Gabriel Paulista. Tidak ada pula Olivier Giroud; Danny Welbeck, pencetak gol tunggal dalam pertandingan terbaru Arsenal, mengisi pos penyerang tengah. Selain Mertesacker dan Giroud, Francis Coquelin juga tidak bermain sejak menit pertama. Cederanya Aaron Ramsey dan masuknya Coquelin ke daftar pemain cadangan membuat Mathieu Flamini dan Mohamed Elneny menjadi pasangan starter poros ganda Arsenal di pertandingan ini.

Melencengnya prediksi tidak berhenti sampai di situ. Kejutan terbesar dalam susunan sebelas pemain pertama Arsenal bernama Alex Iwobi. Pemain berusia 19 tahun tersebut lebih dipercaya ketimbang Theo Walcott dan Joel Campbell yang biasanya bermain di sisi kanan serangan Arsenal.

Karena Iwobi bermain sebagai starter, Alexis Sanchez yang biasa bermain di sebelah kiri pun bergeser ke sisi kanan serangan Arsenal. 
Selain Gabriel, Elneny, Flamini, dan Welbeck, para starter Arsenal adalah langganan di posisinya masing-masing (kecuali David Ospina yang secara otomatis menempati posisi penjaga gawang utama karena Petr Cech cedera): Hector Bellerin, Nacho Monreal, dan Mesut Oezil




Hanya Cukup Baik

Pada babak pertama di pertandingan leg pertama, Arsenal membuat Barcelona kesulitan mencetak gol dengan pertahanan rapat. Pada babak kedua di pertandingan yang sama, Arsenal bermain terbuka. Di pertandingan semalam, mereka menggabungkan keduanya. Hasilnya baik. Namun seperti leg pertama, kebaikan hanya menaungi Arsenal hingga turun minum.

Kecuali saat Neymar mencetak gol dengan memanfaatkan satu kesalahan lawan, Arsenal tampil baik di babak pertama. Sistem pertahanan yang mereka terapkan berjalan efektif. Pemainan menekan membuat Barcelona tidak begitu leluasa menguasai bola. Garis pertahanan tinggi memaksa para pemain Barcelona mengatasi jebakan offside dalam setiap usaha mereka mengancam gawang Arsenal.

Tugas membantu pertahanan yang dibebankan kepada Alex Iwobi membuat pergerakan Lionel Messi lumayan terhambat. Di sisi yang berseberangan dengan Iwobi, Alexis Sanchez tidak diberi beban yang sama untuk bertahan. Tujuannya jelas: agar ketika Arsenal merebut bola, ia bisa berada sedekat mungkin dengan pertahanan lawan dan karenanya bisa secepat mungkin mencapai tujuan.



Iwobi tidak hanya aktif di sepertiga akhir, namun juga banyak terlibat di area yang lebih dalam

Arsenal yang berkali-kali dibuat kewalahan oleh serangan balik Barcelona karena bermain terbuka di babak kedua pada leg pertama, kini tidak lagi menghadapi masalah yang sama. Pada babak pertama pertandingan semalam, gawang Arsenal relatif aman dari serangan-serangan Barcelona walau mereka bermain terbuka.

Rahasianya ada di susunan lini belakang yang selalu berisi empat pemain. Keterlibatan para fullback Arsenal ketika menyerang lebih terbatas ketimbang biasanya. Normalnya Arsenal menyerang dengan kedua fullback, namun pada pertandingan semalam hanya dengan satu. Jika Arsenal
menyerang lewat kanan, maka Hector Bellerin membantu serangan dan Nacho Monreal tinggal di lini belakang. Begitu sebaliknya. Kekosongan yang terjadi akibat naiknya seorang fullback diatasi oleh Mathieu Flamini.

Empat pemain belakang Arsenal tak pernah kalah jumlah melawan trio penyerang Barcelona. Selain tak pernah kalah jumlah, para pemain belakang Arsenal pun tak pernah memberi ruang yang terlalu banyak kepada trio penyerang Barcelona. Tidak pernah, bahkan ketika Arsenal yang menguasai bola.

Normalnya, jika David Ospina yang menguasai bola, fullback akan bermain tinggi dan kedua bek tengah akan bermain melebar untuk menciptakan dominasi ruang. Semalam, barisan pertahanan Arsenal begitu fokus terhadap tugas mereka mematikan tiga penyerang Barcelona hingga mereka mengorbankan dominasi ruang. Bahkan ketika David Ospina menguasai bola, positioning Bellerin dan Monreal tergantung positioning Neymar dan Messi. Bukan sebaliknya. Dominasi ruang tidak lebih penting ketimbang tugas membatasi ruang gerak Neymar, Messi, dan Suarez (yang diawasi secara ketat oleh Koscielny dan Gabriel).

Ketiga penyerang Barcelona yang mendapat pengawalan ketat, toh, tak hilang akal. Terutama Suarez. Ia tahu bahwa Koscielny dan Gabriel hanya bisa mengawasinya dengan ketat sampai batas tertentu dan ia memaksa keduanya mencapai batas. Ruang gerak Suarez di sepertiga akhir terbatas, namun tidak di lini tengah. Ia mundur menjauh dari gawang lawan untuk mendapat lebih banyak ruang dan karenanya lebih banyak bola. Dari kedalaman ia, yang tugas utamanya adalah mencetak gol, menjalankan tugas tambahan dengan baik dan dengan itulah membawa kebaikan bagi tim.

Adalah Suarez yang mencetak assist untuk gol pertama Barcelona. Adalah Suarez yang memimpin, dari barisan terdepan, para pemain Barcelona bermain menekan. Adalah Suarez yang, walau menjalankan banyak tugas tambahan, tetap berhasil menjalankan tugas utama. Golnya, gol kedua Barcelona, membawa timnya kembali unggul setelah Arsenal berhasil menyamakan kedudukan di babak kedua.



Bermain sebagai penyerang tengah tak mencegah Suarez menjelajah

Berbicara mengenai keberhasilan Arsenal menyamakan kedudukan di babak kedua, ini bisa terjadi karena Mathieu Flamini terpaksa ditarik keluar karena cedera. Masuknya Francis Coquelin menggantikan Flamini menjelang berakhirnya babak pertama membuat Arsenal lebih lantang ketika menyerang.

Coquelin, walau berjiwa petarung dan senang melancarkan tekel, bukan seorang gelandang bertahan seperti Flamini. Ia lebih ke seorang gelandang tengah yang kompeten bertahan. Karenanya ia sedikit lebih menyerang dari Flamini. Karenanya serangan Arsenal lebih lantang setelah ia masuk. Hasilnya positif: Arsenal mencetak gol balasan lewat Elneny.

Namun di balik sisi positif tersebut duet Coquelin dan Elneny membuat Arsenal lebih rawan diserang karena Coquelin tidak melindungi lini belakang Arsenal di kedalaman seperti Flamini. Jarak antara Coquelin dan lini belakang Arsenal lebih lebar ketimbang Flamini dan lini belakang Arsenal. Karena itulah Barcelona mampu mencetak dua gol tambahan di babak kedua.

Kesimpulan

Arsenal melakukan segalanya dengan baik dan dengan tepat di babak pertama. Mereka mengakomodir kemauan bermain terbuka dan keharusan bertahan dengan bermain menekan dan menerapkan garis pertahanan tinggi. Itu, ditambah dengan pemberian tugas khusus kepada Alex Iwobi, kedua fullback, dan Mathieu Flamini, membuat Arsenal aman dari ancaman trio penyerang Barcelona. Neymar memang bisa mencetak gol di babak pertama, namun itu terjadi karena Arsenal melakukan kesalahan.

Seperti leg pertama, hasil kerja Arsenal yang baik di babak pertama hancur selepas turun minum. Masuknya Francis Coquelin membuat serangan Arsenal lebih lantang, namun di saat yang bersamaan membuat jarak antara lini belakang dengan lini tengah menjadi lebih lebar. Karenanya Barcelona berhasil mencetak dua gol di babak kedua.

Monday, 14 March 2016

Bagian etika di dalam rumahyakfi

Pembaca muslim yang dimuliakan oleh Allah ta’ala, seorang muslim yang beriman kepada Allah dan hari akhir akan mengimani wajibnya memuliakan tamu sehingga ia akan menempatkannya sesuai dengan kedudukannya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
“Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari)

Berikut ini adalah adab-adab yang berkaitan dengan tamu dan bertamu. Kami membagi pembahasan ini dalam dua bagian, yaitu adab bagi tuan rumah dan adab bagi tamu.
Adab Bagi Tuan Rumah
1. Ketika mengundang seseorang, hendaknya mengundang orang-orang yang bertakwa, bukan orang yang fajir (bermudah-mudahan dalam dosa), sebagaimana sabda Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam,
لاَ تُصَاحِبْ إِلاَّ مُؤْمِنًا,وَلاَ يَأْكُلُ طَعَامَك َإِلاَّ تَقِيٌّ
“Janganlah engkau berteman melainkan dengan seorang mukmin, dan janganlah memakan makananmu melainkan orang yang bertakwa!” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)
2. Tidak mengkhususkan mengundang orang-orang kaya saja, tanpa mengundang orang miskin, berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
شَرُّ الطَّعَامِ طَعَامُ الْوَلِيمَةِ يُدْعَى لَهَا الأَغْنِيَاءُ ، وَيُتْرَكُ الْفُقَرَاءُ
“Sejelek-jelek makanan adalah makanan walimah di mana orang-orang kayanya diundang dan orang-orang miskinnya ditinggalkan.” (HR. Bukhari Muslim)
3. Tidak mengundang seorang yang diketahui akan memberatkannya kalau diundang.
4. Disunahkan mengucapkan selamat datang kepada para tamu sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu, bahwasanya tatkala utusan Abi Qais datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, Beliau bersabda,
مَرْحَبًا بِالْوَفْدِ الَّذِينَ جَاءُوا غَيْرَ خَزَايَا وَلاَ نَدَامَى
“Selamat datang kepada para utusan yang datang tanpa merasa terhina dan menyesal.” (HR. Bukhari)
5. Menghormati tamu dan menyediakan hidangan untuk tamu makanan semampunya saja. Akan tetapi, tetap berusaha sebaik mungkin untuk menyediakan makanan yang terbaik. Allah ta’ala telah berfirman yang mengisahkan Nabi Ibrahim ‘alaihis salam bersama tamu-tamunya:
فَرَاغَ إِلىَ أَهْلِهِ فَجَاءَ بِعِجْلٍ سَمِيْنٍ . فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ قَالَ آلاَ تَأْكُلُوْنَ
“Dan Ibrahim datang pada keluarganya dengan membawa daging anak sapi gemuk kemudian ia mendekatkan makanan tersebut pada mereka (tamu-tamu Ibrahim-ed) sambil berkata: ‘Tidakkah kalian makan?'” (Qs. Adz-Dzariyat: 26-27)
6. Dalam penyajiannya tidak bermaksud untuk bermegah-megah dan berbangga-bangga, tetapi bermaksud untuk mencontoh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Nabi sebelum beliau, seperti Nabi Ibrahim ‘alaihis salam. Beliau diberi gelar “Abu Dhifan” (Bapak para tamu) karena betapa mulianya beliau dalam menjamu tamu.
7. Hendaknya juga, dalam pelayanannya diniatkan untuk memberikan kegembiraan kepada sesama muslim.
8. Mendahulukan tamu yang sebelah kanan daripada yang sebelah kiri. Hal ini dilakukan apabila para tamu duduk dengan tertib.
9. Mendahulukan tamu yang lebih tua daripada tamu yang lebih muda, sebagaimana sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:
مَنْ لَمْ يَرْحَمْ صَغِيْرَنَا وَيُجِلَّ كَبِيْرَنَا فَلَيْسَ مِنَّا
“Barang siapa yang tidak mengasihi yang lebih kecil dari kami serta tidak menghormati yang lebih tua dari kami bukanlah golongan kami.” (HR Bukhari dalam kitab Adabul Mufrad). Hadits ini menunjukkan perintah untuk menghormati orang yang lebih tua.
10. Jangan mengangkat makanan yang dihidangkan sebelum tamu selesai menikmatinya.
11. Di antara adab orang yang memberikan hidangan ialah mengajak mereka berbincang-bincang dengan pembicaraan yang menyenangkan, tidak tidur sebelum mereka tidur, tidak mengeluhkan kehadiran mereka, bermuka manis ketika mereka datang, dan merasa kehilangan tatkala pamitan pulang.
12. Mendekatkan makanan kepada tamu tatkala menghidangkan makanan tersebut kepadanya sebagaimana Allah ceritakan tentang Ibrahim ‘alaihis salam,
فَقَرَّبَهُ إِلَيْهِمْ
“Kemudian Ibrahim mendekatkan hidangan tersebut pada mereka.” (Qs. Adz-Dzariyat: 27)
13. Mempercepat untuk menghidangkan makanan bagi tamu sebab hal tersebut merupakan penghormatan bagi mereka.
14. Merupakan adab dari orang yang memberikan hidangan ialah melayani para tamunya dan menampakkan kepada mereka kebahagiaan serta menghadapi mereka dengan wajah yang ceria dan berseri-seri.
15. Adapun masa penjamuan tamu adalah sebagaimana dalam sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
الضِّيَافَةُ ثَلاَثَةُ أَيَّامٍ وَجَائِزَتُهُ يَوْمٌ وَلَيَْلَةٌ وَلاَ يَحِلُّ لِرَجُلٍ مُسْلِمٍ أَنْ يُقيْمَ عِنْدَ أَخِيْهِ حَتَّى يُؤْثِمَهُ قاَلُوْا يَارَسُوْلَ اللهِ وَكَيْفَ يُؤْثِمَهُ؟ قَالَ :يُقِيْمُ عِنْدَهُ وَلاَ شَيْئَ لَهُ يقْرِيْهِ بِهِ
“Menjamu tamu adalah tiga hari, adapun memuliakannya sehari semalam dan tidak halal bagi seorang muslim tinggal pada tempat saudaranya sehingga ia menyakitinya.” Para sahabat berkata: “Ya Rasulullah, bagaimana menyakitinya?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata: “Sang tamu tinggal bersamanya sedangkan ia tidak mempunyai apa-apa untuk menjamu tamunya.”
16. Hendaknya mengantarkan tamu yang mau pulang sampai ke depan rumah.
Adab Bagi Tamu
1. Bagi seorang yang diundang, hendaknya memenuhinya sesuai waktunya kecuali ada udzur, seperti takut ada sesuatu yang menimpa dirinya atau agamanya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam,
مَنْ دُعِىَ فَلْيُجِبْ
“Barangsiapa yang diundang maka datangilah!” (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
وَمَنْ تَرَكَ الدَّعْـوَةَ فَقَدْ عَصَى اللهَ وَرَسُوْلَهُ
“Barang siapa yang tidak memenuhi undangan maka ia telah bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Bukhari)
Untuk menghadiri undangan maka hendaknya memperhatikan syarat-syarat berikut:
  • Orang yang mengundang bukan orang yang harus dihindari dan dijauhi.
  • Tidak ada kemungkaran pada tempat undangan tersebut.
  • Orang yang mengundang adalah muslim.
  • Penghasilan orang yang mengundang bukan dari penghasilan yang diharamkan. Namun, ada sebagian ulama menyatakan boleh menghadiri undangan yang pengundangnya berpenghasikan haram. Dosanya bagi orang yang mengundang, tidak bagi yang diundang.
  • Tidak menggugurkan suatu kewajiban tertentu ketika menghadiri undangan tersebut.
  • Tidak ada mudharat bagi orang yang menghadiri undangan.
2. Hendaknya tidak membeda-bedakan siapa yang mengundang, baik orang yang kaya ataupun orang yang miskin.
3. Berniatlah bahwa kehadiran kita sebagai tanda hormat kepada sesama muslim. Sebagaimana hadits yang menerangkan bahwa, “Semua amal tergantung niatnya, karena setiap orang tergantung niatnya.” (HR. Bukhari Muslim)
4. Masuk dengan seizin tuan rumah, begitu juga segera pulang setelah selesai memakan hidangan, kecuali tuan rumah menghendaki tinggal bersama mereka, hal ini sebagaimana dijelaskan Allah ta’ala dalam firman-Nya:
يَاأََيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا لاَ تَدْخُـلُوْا بُيُـوْتَ النَّبِي ِّإِلاَّ أَنْ يُؤْذَنَ لَكُمْ إِلَى طَـعَامٍ غَيْرَ نَاظِـرِيْنَ إِنهُ وَلِكنْ إِذَا دُعِيْتُمْ فَادْخُلُوْا فَإِذَا طَعِمْتُمْ فَانْتَشِـرُوْا وَلاَ مُسْتَئْنِسِيْنَ لِحَدِيْثٍ إَنَّ ذلِكُمْ كَانَ يُؤْذِى النَّبِيَّ فَيَسْتَحِي مِنْكُمْ وَاللهُ لاَ يَسْتَحِي مِنَ اْلحَقِّ
“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memasuki rumah-rumah Nabi kecuali bila kamu diizinkan untuk makan dengan tidak menunggu-nunggu waktu masak makanannya! Namun, jika kamu diundang, masuklah! Dan bila kamu selesai makan, keluarlah kamu tanpa memperpanjang percakapan! Sesungguhnya yang demikian itu akan mengganggu Nabi. Lalu, Nabi malu kepadamu untuk menyuruh kamu keluar. Dan Allah tidak malu menerangkan yang benar.” (Qs. Al Azab: 53)
5. Apabila kita dalam keadaan berpuasa, tetap disunnahkan untuk menghadiri undangan karena menampakkan kebahagiaan kepada muslim termasuk bagian ibadah. Puasa tidak menghalangi seseorang untuk menghadiri undangan, sebagaimana sabda Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam:
إذَا دُعِىَ أَحَدُكُمْ فَلْيُجِبْ فَإِنْ كَانَ صَاِئمًا فَلْيُصَِلِّ وِإِنْ كَانَ مُفْـطِرًا فَلْيُطْعِمْ
“Jika salah seorang di antara kalian di undang, hadirilah! Apabila ia puasa, doakanlah! Dan apabila tidak berpuasa, makanlah!” (HR. Muslim)
6. Seorang tamu meminta persetujuan tuan untuk menyantap, tidak melihat-lihat ke arah tempat keluarnya perempuan, tidak menolak tempat duduk yang telah disediakan.
7. Termasuk adab bertamu adalah tidak banyak melirik-lirik kepada wajah orang-orang yang sedang makan.
8. Hendaknya seseorang berusaha semaksimal mungkin agar tidak memberatkan tuan rumah, sebagaimana firman Allah ta’ala dalam ayat di atas: “Bila kamu selesai makan, keluarlah!” (Qs. Al Ahzab: 53)
9. Sebagai tamu, kita dianjurkan membawa hadiah untuk tuan rumah karena hal ini dapat mempererat kasih sayang antara sesama muslim,
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Berilah hadiah di antara kalian! Niscaya kalian akan saling mencintai.” (HR. Bukhari)
10. Jika seorang tamu datang bersama orang yang tidak diundang, ia harus meminta izin kepada tuan rumah dahulu, sebagaimana hadits riwayat Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu:
كَانَ مِنَ اْلأَنْصَارِ رَجـُلٌ يُقَالُ لُهُ أَبُوْ شُعَيْبُ وَكَانَ لَهُ غُلاَمٌ لِحَامٌ فَقَالَ اِصْنَعْ لِي طَعَامًا اُدْعُ رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَامِسَ خَمْسَةٍ فَدَعَا رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَامِسَ خَمْسَةٍ فَتَبِعَهُمْ رَجُلٌ فَقَالَ رَسُوْلَ اللهِ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكَ دَعَوْتَنَا خَامِسَ خَمْسَةٍ وَهذَا رَجُلٌ قَدْ تَبِعَنَا فَإِنْ شِئْتَ اْذَنْ لَهُ وَإِنْ شِئْتَ تَرَكْتُهُ قَالَ بَلْ أَذْنْتُ لَهُ
“Ada seorang laki-laki di kalangan Anshor yang biasa dipanggil Abu Syuaib. Ia mempunyai seorang anak tukang daging. Kemudian, ia berkata kepadanya, “Buatkan aku makanan yang dengannya aku bisa mengundang lima orang bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengundang empat orang yang orang kelimanya adalah beliau. Kemudian, ada seseorang yang mengikutinya. Maka, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “Engkau mengundang kami lima orang dan orang ini mengikuti kami. Bilamana engkau ridho, izinkanlah ia! Bilamana tidak, aku akan meninggalkannya.” Kemudian, Abu Suaib berkata, “Aku telah mengizinkannya.”” (HR. Bukhari)
11. Seorang tamu hendaknya mendoakan orang yang memberi hidangan kepadanya setelah selesai mencicipi makanan tersebut dengan doa:
أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ, وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ اْلأَبْرَارَ,وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ اْلمَلاَئِكَةُ
“Orang-orang yang puasa telah berbuka di samping kalian. Orang-orang yang baik telah memakan makanan kalian. semoga malaikat mendoakan kalian semuanya.” (HR Abu Daud, dishahihkan oleh Al Albani)
اَللّهُـمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِي, وَاْسقِ مَنْ سَقَانِي
“Ya Allah berikanlah makanan kepada orang telah yang memberikan makanan kepadaku dan berikanlah minuman kepada orang yang telah memberiku minuman.” (HR. Muslim)
اَللّهُـمَّ اغْـفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَبَارِكْ لَهُمْ فِيْمَا رَزَقْتَهُمْ
“Ya Allah ampuni dosa mereka dan kasihanilah mereka serta berkahilah rezeki mereka.” (HR. Muslim)
12. Setelah selesai bertamu hendaklah seorang tamu pulang dengan lapang dada, memperlihatkan budi pekerti yang mulia, dan memaafkan segala kekurangan tuan rumah.